- Basis data
- /Slay the Spire
- /Peristiwa
- /Vampir(?)
Vampir(?)
Layar demi layar
Layar 1
DefectMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai yang rusak, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."IroncladSaat menyusuri jalan sepi dan gelap, kamu melewati beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Disaat kamu mendekat, mereka membalikan badan dan melihatmu dengan keji. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai lelaki, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."SilentMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai perempuan, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."WatcherMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai perempuan, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."Layar 2
DefectMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai yang rusak, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."IroncladSaat menyusuri jalan sepi dan gelap, kamu melewati beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Disaat kamu mendekat, mereka membalikan badan dan melihatmu dengan keji. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai lelaki, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."SilentMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai perempuan, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."WatcherMenyusuri jalan gelap, kamu menemukan beberapa sosok bertudung di tengah sebuah ritual kegelapan. Saat kamu mendekat, mereka belok menatapmu dalam keserempakan yang mengerikan. Yang tertinggi dari mereka memperlihatkan gigi taringnya dan mengulurkan sebuah tangan yang panjang dan pucat ke arahmu.
"Wahai perempuan, bergabunglah dengan kami dan rasakan kehangatan Spire."Layar 3
Sosok tinggi itu memegang tanganmu, menarikmu ke depan, dan menanam taringnya ke lehermu. Kamu merasakan sebuah energi kegelapan mengalir ke dalam lehermu dan mengalir ke seluruh tubuhmu.
...
Kamu bangun beberapa waktu kemudian, sendiri. Rasa lapar yang kuat datang dari perutmu. Kamu harus makan...Layar 4
Sosok pucat itu kaget saat kamu mengeluarkan Vial Darah.
"Darah master... darah master! DARAH MASTER!"
Mereka semua bernyanyi keras saat yang paling tinggi menunduk di depanmu. " Minumlah darahnya, dan menjadi satu dengan Dia."
Nyanyian menjadi semakin keras, kamu meminum isi vial itu. Pandanganmu segera berbengkok dan memudar dalam kegelapan.
Kamu bangun beberapa waktu kemudian, sendiri. Rasa lapar yang kuat datang dari perutmu. Kamu harus makan.Layar 5
Kamu mundur mengangkat senjatamu, menentang. Sosok tinggi itu menghela. "Baiklah." Seluruh grup sosok bertudung itu berubah menjadi asap hitam tebal yang mengalir menjauh darimu.
Kamu sendirian lagi.